Para wali murid sudah sejak pagi datang untuk mendaftarkan putra-putrinya, mereka antre terlebih dahulu, duduk di teras depan kelas. Sebelum masuk ke dalam ruangan Soekarno untuk menyerahkan berkas pendaftaran. Suasana hari itu sejuk agak mendung.
Wali murid menunggu giliran.Panitia SPMB memasukkan data calon murid.Wali murid mengisi daftar hadir.
Lantunan takbir menggema sejak malam hingga pagi hari, umat muslim sedunia merayakan hari Raya Idul Adha pada hari ini. Begitu pula siswa-siswi beserta bapak-ibu guru SMP Negeri 2 Mojokerto. Salat Idul Adha dimulai pada pukul 06.10 dengan imam Bapak Mahmudin S.Pd, khotib Bapak H. Edy Prayitno, S.Ag, M.M dan bilal Bapak Heny.
Sebelum pelaksanaan salat imam salat mengingatkan tentang tata cara salat, niat dan bacaan salat. Salat berjalan dengan hikmat dan lancar. Setelah salat jemaah mendengar tausyiah dari khotib tentang keutamaan hari Raya Idul Adha.
“Momen idul adha adalah momen bagi kita umat Islam untuk mengingat kembali bagaimana kesabaran Nabi Ibrahim dalam menerima ujian Allah SWT,” ungkap Bapak Edy.
Beliau menambahkan bahwa kasih sayang seorang ayah tidak perlu diragukan, ayah rela bekerja di bawah terik matahari demi anaknya. Ayah menyayangi tidak lewat kata-kata, tapi tindakan nyata.
“Dari kisah Nabi Ibrahim kita bisa mengambil pelajaran, bahkan dalam beragama kita harus berkurban demi Allah SWT. Setiap manusia diberikan ujian masing-masing, termasuk nabi,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan penyembelihan kurban sapi dan kambing di tempat parkir kendaraan. Bapak-ibu guru saling membantu dalam pelaksanaan termasuk OSIS SPENDA. Anak-anak ikut memotong daging kurban serta membagikannya kepada siswa maupun warga yang berhak menerima.
Ibu guru dan OSIS SPENDA memotong daging kurban.Penyembelihan hewan kurban di SPENDA.Pelaksanaan salat Idul Adha.
Pukul 06.45, peserta didik berkumpul di lapangan sesuai dengan kelas mengikuti kegiatan upacara. Mereka berbaris dengan rapi, memakai atribut lengkap, topi, dasi dan ikat pinggang. Pembina hari ini, Ibu Eny, S.Pd, Guru IPA SMPN 2 Mojokerto.
Beliau menyampaikan amanat mengenai tentang pentignya kedispilinan bagi kesuksesan siswa, sebelumnya beliau mengapresiasi petugas upacara hari ini.
Setelah upacara bendera peserta didik yang berprestasi maju ke depan untuk menerima piagam dan piala.
Senin Apresiasi kali ini siswa yang mendapat apresiasi dari sekolah yakni:
Dalam Event POPKOT I (Pekan Olahraga Pelajar Kota) Mojokerto tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Disporapar Kota Mojokerto pada 18-26 Mei 2026:
1. Ismail Rajasa (8C)
Juara 2 Lompat Tinggi
2. Fellycia Shakila Naomi (8G)
Juara 2 Atletik Lari 100m
3. Abigail Callista Tiorma (8G)
Juara 2 Renang Gaya Kupu-kupu 50m
4. Eugene Kamajaja (7B)
Juara 3 Renang 100m Gaya Dada
Juara 3 Renang 100m Gaya Kupu-kupu
Juara 3 Renang 100m Gaya Bebas
Juara 3 Renang 100m Gaya Punggung
Waka kurikulum berfoto bersama siswa SPENDA berprestasi.
Setelah pulang sekolah murid SPENDA yang termasuk dalam data yang berhak menerima zakat berkumpul di depan ruang guru. Sebelumnya, siswa diminta membayar yakat di sekolah berupa beras 2,6 kg atau uang sebesar Rp 40 ribu.
Pembagian ini dilakukan oleh panitia zakat SMP Negeri 2 Mojokerto, Pak Supriyono mendata siswa yang sudah menerima zakat. Sementara Pak Bambang memberikan beras zakat kepada siswa.
Untuk libur hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, tanggal 16 Maret-27 Maret 2026. Anak-anak masuk kembali pada hari Senin, 30 Maret 2026.
Selama liburan mereka diimbau melaksanakan ibadah dan meningkatkan ketakwaan, menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, melakukan silaturahmi, berbakti kepada orang tua dan bersikap santun. Terakhir, menjaga kesehatan dan keselamatan diri.
Guru mendata murid yang sudah menerima zakat.Penyerahan zakat kepada murid SPENDA.
Langit mendung tidak menghalangi siswa-siswi mengikuti kegiatan salat Duha dan Istigasah bersama. Kegiatan ini diadakan lebih awal demi menyambut bulan puasa. Mereka memadati lapangan sekolah, membawa mukena dan peralatan salat. Bersama bapak-ibu guru murid kelas 7, 8, dan 9 mengikuti Salat Duha berjamaah dengan imam, Bapak Taufany.
Acara dilanjutkan dengan istigasah yang dipimpin oleh guru agama islam, Bapak Edy. Anak-anak khusyuk berdoa melantunkan ayat-ayat al-quran. Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk keimanan dalam diri siswa-siswi SPENDA serta memohon kemudahan dan keselamatan kepada Allah SWT.
Setelah acara kelas yang bertugas piket pada hari itu, bergotong-royong melipat karpet bersama bapak-ibu guru.