Senin, 14 September 2026
Murid SMPN 2 Mojokerto mengikuti kampanye calon ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2026/2027. Mereka sangat antusias mendengarkan orasi dari masing-masing calon kandidat. Sebelumnya kepala sekolah menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara.
“Sekolah merupakan laboratorium masyarakat. Kegiatan yang ada di sekolah seperti pemilihan pemimpin organisasi merupakan gambaran kecil yang ada di masryakat,” tutur Pak Mulib.
Beliau berpesan agar anak-anak memilih calon pemimpin yang mau bekerja, punya gagasan bagus dan visioner.
Selanjutnya Paslon dipersilahkan menyampaikan visi-misinya, lalu siswa-siswi SPENDA diberikan kesempatan untuk bertanya.
Arya Singgih: “Apa maksud nilai masyarakat dan contohnya di sekolah? Bagaimana kalau program kerja kalian gagal?”
Paslon 1 (Hamzah & Kalila) : “Nilai masyarakat yaitu berbudaya, public speaking dalam berbagai bahasa. Mencatat kesalahan dan mengevaluasi program tersebut.”
***
Levina : “Setelah salat Duhur untuk siswa sebaiknya melakukan kegiatan apa?”
Paslon 2 (Asyifa & Ezar) : “Menurut saya siswa laki-laki beristirahat di kantin untuk makan.”
***
Kayla : “Bagaimana cara kalian menyikapi kritik yang menggunakan bahasa tidak baik di web? Bagaimana menghentikan perundungan?”
Paslon 3 (Naazira & Aletha) : “Memahami isi kritik tersebut apakah sesuai dengan keadaan. Menindak pembuat kritik yang menulis dengan unsur SARA. Akan kami tegur dengan baik, kalau tidak bisa diingatkan dilaporkan ke guru BK agar ditindaklanjuti pihak sekolah.”



Tinggalkan Balasan