Screening Kesehatan Siswa SPENDA

Senin, 9 September 2024

Jam 08.00, Siswa-siswi SPENDA menjalani pemeriksaan kesehatan di aula. Ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.  Yang pertama melakukan pemeriksaan kelas 7 sampai kelas 9. Bukan hanya siswa yang melakukan pengecekan kesehatan, bapak-ibu guru dan kepala sekolah ikut serta dalam kegiatan ini.

Kegiatan Skrening kesehatan untuk mendeteksi kesehatan siswa sejak dini, kegiatan skrening meliputi :

1. Pemeriksaan gaya hidup (pola makan, jajan, resiko merokok atau Resiko alkohol)
2. Kesehatan reproduksi; Masalah pubertas, dan gangguan menstruasi
3. Pemeriksaan fisik, dicek melalui:
-tensi, nadi dan pemeriksaan laborat GDA untuk siswa-siswi usia 15 tahun ke atas
-pemeriksaan hemoglobin untuk siswa putri
4.pemeriksaan gigi
5.Pemeriksaan mata

6. Kesehatan mental
Pemeriksaan SDQ adalah pemeriksaan menggunakan kuesioner Kekuatan dan Kesulitan (SDQ) untuk mendeteksi dini masalah perilaku dan emosi pada anak dan remaja. Yang dibagikan melalui link, sehingga siswa bisa mengerjakan sendiri diharapkan tanpa mencontoh jawaban dari siswa lain.

-instrumen kesehatan jiwa bukan merupakan alat untuk menegakkan diagnosa penyakit jiwa, melainkan untuk membantu pasien memahami dan mengenali masalah.
-jika hasil dari kesehatan jiwa terdapat hasil abnormal, guru akan melakukan pemetaan bersama wali kelas selanjutnya siswa akan dirujuk ke Puskesmas Gedongan untuk berkonsultasi dengan psikolog untuk menegakkan diagnosa kesehatan jiwa.

Setelah siswa dinyatakan sehat, maka siswa diperbolehkan untuk imunisasi ori dengan vaksin difteri. Bagi siswa yang sakit akan ditunda dan menyusul di Puskesmas Gedongan. Ori Difteri tidak diberikan setiap tahun. Pada tahun 2024 ini dilakukan 3 tahapan suntikan dikarenakan ada kasus KLB difteri di wilayah Kecamatan Kranggan, Tutur Bu Nadia Tri Damayanti, Amd, Keb selaku Ketua Pelaksana Program UKS wilayah kerja UPT Puskesmas Gedongan.

Beliau menambahkan, pemeriksaan skrening hanya deteksi awal kesehatan siswa bukan untuk mendiagnosa suatu penyakit.
Jika saat skrening ditemukan suatu penyakit misal serumen, hipertensi, masalah gigi atau GDA tinggi makan akan dilakukan rujukan ke Puskesmas Gedongan dengan membawa buku UKS dan identitas atau periksa ke faskes sesuai BPJS.

Skrening kesehatan yang dilakukan setiap tahun, diharapkan bisa bermanfaat demi menemukan masalah kesehatan lebih awal. Mengobati masalah kesehatan lebih cepat sebelum menjadi lebih serius, mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Siswa SPENDA menjalani pemeriksaan kesehatan
Kepala Sekolah melakukan pemeriksaan kesehatan
Bapak-Ibu guru mengikuti pemeriksaan kesehatan
Pengecekan tensi oleh petugas kesehatan

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *