Blog

  • Senin Apresiasi #5

    Senin, 24 Februari 2025

    Siswa-siswi berkumpul di lapangan sekolah pukul 06.30 WIB, untuk mengikuti kegiatan upacara bendera. Mereka memakai atribut lengkap, topi, dasi dan ikat pinggang. Pembina upacara bendera kali ini, Ibu Dwi Retnaning, S.Pd, Guru Bahasa Jawa SMPN 2 Mojokerto.b

    Beliau menyampaikan pentingnya “Menyambut Bulan Suci Ramadan dengan Ibadah”.  Tidak lupa mengingatkan tentang kebiasaan dalam mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Menyambut Bulan Ramadan dapat menjadi momentum untuk membentuk karakter siswa melalui ibadah puasa. Puasa dapat menanamkan nilai-nilai seperti kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan.

              “Pada upacara bendera ini ada beberapa hal penting yang akan saya sampaikan bagi siswa SMPN 2 Mojokerto untuk  mengubah sikap lebih baik. Ayo semua siswa spenda beersama-sama memperbaiki diri,” ujar Bu Naning.

    Bulan suci Ramadan adalah momen penuh berkah dan keberkahan bagi umat Muslim terutama di SMPN 2 Mojokerto. Pada tahun 2025, Ramadan kembali hadir membawa kesempatan bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah, mempererat tali silaturahmi, serta memperbanyak amal kebaikan. Melalui ibadah puasa, siswa dapat belajar menanamkan nilai-nilai seperti kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan.

    Berikut beberapa tips yang dapat membantu menjaga keseimbangan antara ibadah dan aktivitas selama bulan Ramadan:

    1. Atur jadwal kegiatan dengan bijak

    Pada bulan Ramadan, waktu siang hari biasanya akan digunakan untuk bekerja atau beraktivitas seperti biasa. Oleh karena itu, penting untuk mengatur jadwal kegiatan dengan bijak, sehingga waktu dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari. Jadwalkan waktu untuk beristirahat yang cukup agar tubuh dapat tetap berenergi.

    1. Hindari aktivitas yang terlalu berat

    Aktivitas fisik yang terlalu berat dapat membuat tubuh mudah lelah dan kurang bertenaga. Oleh karena itu, hindari aktivitas yang terlalu berat saat berpuasa di bulan Ramadan. Pilihlah aktivitas yang ringan, tapi tetap dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh seperti berjalan kaki atau melakukan olahraga ringan.

    1. Jangan melewatkan waktu istirahat

    Meskipun waktu di bulan Ramadan terasa lebih singkat, karena waktu buka dan puasa yang berdekatan. Penting untuk kita memprioritaskan waktu istirahat. Cobalah untuk tidur cukup setiap malamnya, hindari begadang yang berlebihan. Tidak cukup  waktu tidur dapat mengurangi energi dan membuat Anda merasa lelah sepanjang hari.

    1. Meningkatkan Kualitas Ibadah

    Terakhir, pastikan untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan. Jangan hanya fokus pada kuantitas ibadah, tetapi juga kualitasnya. Cobalah untuk fokus pada makna dan tujuan dari ibadah yang sedang dilakukan. Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas ibadah dan memberikan rasa kedamaian dan kebahagiaan dalam menjalani bulan Ramadan.

    Sebagai penutup, saya ingin mengingatkan untuk menyambut bulan suci ramadan dengan amalan ibadah. Dengan amal belajar, kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT karena ilmu adalah cahaya dari-Nya.

    Mulai sekarang mari kita laksanakan kebiasaan  “Beribadah”.

    Setelah upacara bendera peserta didik berprestasi maju ke depan untuk menerima piagam dan piala dari kepala sekolah.

    Senin Apresiasi kali ini siswa yang mendapat apresiasi dari sekolah yakni:

    Ananda Rizki Tito Alfian (7D)

    Juara 3 Tanding KUMITE – 45 Kg Pemula Putra Pada Kejuaraan Karate INKANAS Open & Festival se-Jawa Timur JKC Cup 2025 di GOR UNIPDU Jombang. pada 22 s.d. 23 Februari 2025.

    (Afandy Kartika Utama)

    Kepala Sekolah berfoto dengan siswa SPENDA berprestasi.
    Bu Dwi Retnaning menyampaikan amanat pembina upacara.
    Bapak-ibu guru dan staf TU berbaris di lorong kelas 9.
    Siswa-siswi SPENDA tertib mengikuti jalannya upacara.

     

  • Senin Apresiasi #4

    Senin, 17 Februari 2025

    Pukul 06.30, peserta didik berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti kegiatan upacara bendera. Mereka memakai atribut lengkap, topi, dasi dan ikat pinggang. Pembina upacara bendera kali ini, Ibu Setyorini, S.Pd, selaku Guru BK di SMPN 2 Mojokerto.

    Beliau menyampaikan pentingnya “Gemar Belajar”. Kebiasaan dalam mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan wawasan. Gemar belajar juga dapat membantu siswa untuk berkembang dari segi pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan.

    “Pada upacara bendera ini hal yang sangat penting bagi masa depan siswa SMPN 2 Mojokerto adalah belajar. Tentunya, kita semua sangat ingin negara menjaga persatuan dan kesatuan demi meraih kesejahteraan rakyat. Salah satu cara menjaga persatuan dan kesatuan adalah dengan meningkatkan kualitas manusia,” tuturnya.

    Upaya penting untuk meningkatkan kualitas manusia adalah menambah wawasan dan pengetahuan yang berguna demi kemajuan bangsa dengan banyak belajar.

    Mengapa belajar sangat penting?

    Karena belajar membuka pintu kita untuk mengetahui dunia. Belajar memberikan kita wawasan dan pengetahuan yang luas tentang segala hal. Tanpa belajar, kita akan ketinggalan dari perkembangan zaman dan kita tidak dapat mengejar impian kita.

    Adapun cara untuk membiasakan gemar belajar :

    • Membiasakan untuk membaca buku (cerita, ensiklopedi, novel, biografi dll)
    • Membiasakan jadikan aktivitas sehari-hari dengan belajar
    • Rutin belajar di berbagai macam lingkungan (rumah, sekolah, dan masyarakat)

    “Nah, bagi siswa-siswi SMPN2 Mojokerto baik kelas 7, 8 maupun 9, belajar adalah salah satu cara untuk membantu membentuk masa depan yang cerah,” imbau Ibu Setyorini

    Sebagai penutup beliau mengingatkan bahwa belajar adalah amal ibadah. Dengan gemar belajar, kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT karena ilmu adalah cahaya dari-Nya.

    Marilah kita berkomitmen untuk terus belajar, tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk berkontribusi kepada masyarakat dan agama kita.

    Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan dan rahmat-Nya dalam perjalanan kita menuntut ilmu.

    Mulai sekarang ayo bersama-sama kita laksanakan kebiasaan “Gemar Belajar”.

    Setelah upacara bendera peserta didik berprestasi maju ke depan untuk menerima piagam dan piala dari kepala sekolah.

    Berikut ini nama-nama peserta didik yang mendapat apresiasi dari SMPN 2 Mojokerto:

    Arveno Dzakirizky Prasetyo (9G), Juara 1 Tanding Pra Remaja Putra Kelas F Pada Kejuaraan Bela Negara Cup 2025, yang dilaksanakan pada 7-9 Februari 2025

    Viona Putri Damasya (9A), Juara 3 Bulu Tangkis Tunggal Putri pada Event Go Aksio Gebyar Olimpiade Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Tingkat SMP/MTs Se Jawa Timur di MAN 3 Kediri pada 15 Februari 2025

    Kirana Nabila Prameswari (7F), As the MOST ENTERTAINING in the Story Telling category of the Inscada English Festival, held on February 15th, 2025 at SMA Negeri 2 Mojokerto

    Rizky Tito Alfian (7D), Juara 3 Komite -50kg Kadet Putra pada Kejuaraan Karate Majapahit Cup, diselenggarakan pada 8-9 Februari 2025 di Mojokerto.

    (Afandy Kartika Utama)

    Peserta didik berprestasi berfoto dengan kepala sekolah.
    Bapak-ibu guru SPENDA berfoto dengan peserta didik berprestasi.
    Bu Setiyorini menyampaikan amanat pembina upacara.
    Peserta didik mengikuti upacara dengan tertib.

     

  • Monitoring & Evaluasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK)

    Selasa, 11 Februari 2025

    Dinas Kesehatan Kota Mojokerto melaksanakan Monitoring dan Evaluasi di Sekolah Siaga Kependudukan di SMPN 2 Mojokerto.  Bapak Siswoyo dan Ibu Ilmi dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto disambut Kepala Sekolah, Bapak Mulib, S.Pd, M.Pd. beserta Tim SSK, dan Duta Genre. Kegiatan ini dimulai pukul 10.15-12.00 WIB.

    Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga ke dalam beberapa mata pelajaran dan atau muatan lokal khusus kependudukan (population corner) sebagai salah satu sumber belajar peserta didik sebagai upaya pembentukan generasi. Adapun manfaat SSK :

    • Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang isu kependudukan
    • Membentuk sikap dan perilaku yang peduli terhadap kependudukan
    • Meningkatkan literasi kependudukan peserta didik
    • Memfasilitasi pendidikan kependudukan yang aktif, kreatif, dan menyenangkan

    Berbagai macam dokumen dibutuhkan dalam Monitoring Evaluasi SSK, salah satunya adalah Pojok Kependudukan.

    Pojok ini berfungsi sebagai sarana yang dapat digunakan sebagai Pembelajaran, Pentas Seni dan Tempat mencari informasi yang terintegrasi dengan materi kependudukan. Diharapkan dengan adanya Pojok Kependudukan ini peserta didik dapat mengetahui isu-isu kependudukan. Selain sebagai sumber berbagai informasi, tempat ini juga merupakan area bagi kader SSK dalam berkegiatan, seperti rapat, diskusi, sampai konseling teman sebaya seputar permasalahan remaja.

    PIK R  atau Pusat Informasi dan Konseling Remaja. Di tempat ini siswa bisa melakukan konseling tentang berbagai permasalahan dengan sesama siswa yang bertugas.  Diharapkan dengan konseling dengan sesama remaja mereka akan lebih terbuka untuk menceritakan permasalahan yang sedang dihadapi dan mendapatkan solusi alternatif untuk memecahkan masalah. Tidak jauh dari tempat PIK R terdapat pojok literasi yang berisikan buku-buku tentang masalah kependudukan. Tak ketinggalan ada juga alat permainan seperti ular tangga kependudukan, siswa bisa bermain sambil belajar tentang masalah kependudukan.

    Penting bagi generasi muda untuk membuat rencana langkah mereka, meningkatkan potensi diri agar bisa merancang kehidupan yang lebih berkualitas di masa mendatang.

    Ya, seperti salam dari Sekolah Siaga Kependudukan, yaitu Salam Gen-Re (Generasi Berencana), saatnya yang muda yang berencana. (Afandy Kartika Utama)

    Dinas Kesehatan, Kepala sekolah, guru dan duta genre berfoto bersama.
    Kepala sekolah menyambut Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.
    Duta Genre dari SMP Negeri 2 Mojokerto.
    Bu Ilmi mengecek dokumen dan instrumen sekolah siaga kependudukan.
    Anak-anak bermain ular tangga kependudukan.
  • Senin Apresiasi #3

    Senin, 10 Februari 2025

    Pukul 06.30, siswa-siswi berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti kegiatan apel pagi. Mereka memakai atribut lengkap, topi, dasi dan ikat pinggang.

    Pembina apel pagi kali ini, Bapak Mulib, S.Pd, M.Pd, kepala sekolah SMP Negeri 2 Mojokerto. Beliau menyampaikan pentingnya “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan diawali dengan kebiasaan “Bangun Pagi”.

    “Bangun pagi adalah salah satu dari tujuh kebiasaan baik yang dicanangkan dalam “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Gerakan ini bertujuan untuk membentuk karakter positif pada anak-anak Indonesia,” ungkapnya.

    Ketika siswa merasa lelah atau kurang fokus saat beraktivitas di sekolah. Ternyata, salah satu cara sederhana yang bisa membuat kita lebih segar dan bersemangat adalah dengan bangun pagi. Kebiasaan ini memberi kita banyak manfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Penasaran?

    Yuk, simak apa saja manfaat bangun pagi dan cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari :

    • Meningkatkan kesehatan fisik
    • Mengurangi risiko penyakit
    • Meningkatkan fokus dan konsentrasi
    • Meningkatkan kesehatan mental
    • Memebiasakan pola hidup teratur

    Bapak Mulib juga memberi beberapa tips untuk memulai bangun pagi :

    1. Tidur lebih awal : Pastikan siswa tidur lebih awal sehingga tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup, yaitu sekitar 7-9 jam setiap malam. Tidur yang cukup akan membuat lebih segar saat bangun pagi.
    2. Alarm : Alarm membantu siswa untuk bangun lebih pagi. Alarm bisa diatur pukul 04.00 WIB, agar siswa lebih mempersiapkan diri untuk berangkat sekolah sebelum bel masuk.
    3. Membuat rundown : Rutinitas saat bangun pagi bisa membangun kebiasaan baik, contoh menggosok gigi, cuci muka, sholat shubuh, dan sarapan. Siswa terjadwal sesuai rundown saat bangun pagi.
    4. Kemampuan mengendalikan diri : Kemampuan seseorang untuk mengendalikan dirinya sendiri secara sadar agar menghasilkan perilaku yang tidak merugikan orang lain, sehingga sesuai dengan norma sosial dan dapat diterima oleh lingkungannya, dan dapat mewujudkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan berkarakter.
    5. Mengantarkan untuk sukses : Banyak tokoh-tokoh besar terbiasa untuk bangun pagi.

    Setelah apel peserta didik berprestasi maju ke depan untuk menerima piagam dan piala dari kepala sekolah.

    Berikut ini daftar nama-nama peserta didik yang mendapat apresiasi pada Senin Apresiasi kali ini:

    No. Nama Lomba
    1. Tim Voli Putri Spenda, atas nama:

     

    – Ceyda Zian Az-Zahra (9E)

    – Therycia Defira Ramadhani (9H)

    – Octavia Putri Adilia (8A)

    – Early Kurnia (8B)

    – Alfi Laili Putri (8B)

    – Damara Belva Raissa (8C)

    – Lavriona Florence Videlya Callysta (8E)

    – Kirana Askadina Alfazriyah (7G)

    – Dzalfa Aulia Putri Merdiono (7G)

    – Marcila Novia Sari (7G)

    – Aisah Nazilatur Rohmah (7G)

    – Lovia Mirza Dwi Adelia (7G)

     

    ·         Juara 3 olahraga bola voli pada kegiatan Amazing Competition of Castle (ACC) 2025, yang diselenggakan oleh SMA Negeri 1 Puri pada 19 Januari 2025

    ·         Juara 1 pada kejuaraan bola voli tingkat SMP/MTs se-Jawa Timur, dalam rangka HUT SMKN 1 Kemlagi ke 18 tahun 2025. Diselenggarakan pada 30 Januari sampai 4 Februari 2025

    ·         Juara 2 lomba voli pada kegiatan Islamic Sport Art Competition (ISAC) 2025, yang diselenggarakan oleh MAN 2 Sooko Mojokerto pada 5-8 Februari 2025

     

    2. Nauli Zahra Nabila (7E) ·         Juara 2 Lomba Renang Estafet Gaya Bebas dalam event Swimming Competition 2024 Intern AWSAQUATIC Swimming Club Kota Mojokerto tgl 9 Februari 2025,

     

    3. Shabrina Athalia Rosyidah (7H) ·         Juara 3 Lomba MTQ Islamic Sport Art Competition 2025 (ISAC) MAN 2 Mojokerto pada tgl 8 Februari 2025

    ·         Juara Harapan 2 Lomba MTQ Festival Seni Islami XIX SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto pada tgl 8 Februari 2025

     

    (Afandy Kartika Utama)

    Peserta didik berprestasi berfoto dengan kepala sekolah.
    Pak Mulib menyerahkan piala dan piagam kepada peserta didik berprestasi.
    Pak Mulib menyampaikan amanat kepada peserta didik.
    Guru dan staf TU berbaris di lorong kelas 9.

     

     

     

  • Senin Apresiasi #2

    Senin, 3 Februari 2025

    Peserta didik berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti upacara bendera. Mereka memakai atribut lengkap, topi, dasi dan ikat pinggang. Pembina upacara kali ini yakni Bu Yeni Tri Cahyaningtiyas, S.Si. Beliau menyampaikan pentingnya mematuhi peraturan di sekolah dan tempat umum.

    Mematuhi peraturan sekolah penting karena dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan tertib. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar dan siswa dapat lebih fokus pada pembelajarannya.

    Ada beberapa pentingnya mematuhi peraturan di sekolah :

    • Melatih kedisiplinan dan tanggung jawab
    • Mengetahui tugas, hak, dan kewajiban
    • Terhindar dari masalah yang dapat menyulitkan
    • Menjadi pedoman berperilaku

    Contoh peraturan sekolah yang perlu ditaati antara lain: Tidak datang terlambat, Menggunakan seragam lengkap, Mengerjakan tugas dengan baik, Tidak membuat keributan, Tidak membuang sampah sembarangan.

    Selain peraturan di sekolah peserta didik harus juga mematuhi peraturan di tempat umum seperti; di jalan raya dan tempat wisata. Karena akan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib. Aturan dibuat untuk menjaga keamanan diri sendiri dan orang lain.

    Ada beberapa manfaat mematuhi peraturan di tempat umum :

    • Menjaga keamanan diri dan orang lain
    • Mengajarkan ketertiban lingkungan
    • Mengurangi risiko terjadinya konflik
    • Menciptakan kerukunan
    • Belajar bertoleransi
    • Mencegah pelanggaran hukum
    • Belajar tertib hukum
    • Mempertahankan kearifan tempat

    Contoh peraturan di tempat umum adalah peraturan rambu-rambu lalu lintas, peraturan di perpustakaan umum, dan peraturan di tempat wisata.

    Setelah upacara peserta didik berprestasi maju ke depan untuk menerima piagam dan piala dari kepala sekolah. Daftar siswa berprestasi SPENDA:

    • Juara 1 Olimpiade Bahasa Inggris dalam acara Amazing Competition of Castle (ACC) tingkat SMP/Mts Se-Jawa Timur (Kenzie Bramantya Lazuardi),
    • Kejuaraan Bulutangkis Kota Mojokerto 2025 (Syakilah Zahrah Aurelia dan M. Rais Alvin),
    • Kejuaraan Pencak Silat Se-Jawa Timur 2025 (Riska Ayu Puspitasari, Yuanda Afifah Mahar Dika, dan Talita Cinta Putri Wibawan),
    • Juara 1 Tim Bola Basket Putra tingkat SMP/Mts Se-Kab. /Kota Mojokerto, dalam acara HUT ke-100 tahun Perguruan Tamansiswa Mojokerto 2025.

    (Afandy Kartika Utama)

    Siswa-siswi SPENDA berfoto dengan kepala sekolah.
    Bu Yeni menyampaikan amanat.
    Siswa-siswi SPENDA tertib mengikuti upacara.
    Bapak-ibu guru dan staf TU mengikuti upacara.