Blog

  • Kotak Sedekah Botol

    Sabtu, 10 Agustus 2024

    Berbagai kegiatan untuk memperingati HUT ke-79 Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto terlaksana dengan  meriah. Seperti lomba sepeda hias dan gerak jalan yang berlangsung, Sabtu (10/8) pagi. Lomba tersebut diikuti ratusan pelajar dan masyarakat dari penjuru Kota Onde-Onde. Acara tersebut semakin semarak dengan penampilan para peserta yang menyerupai pejuang hingga Raja Majapahit.

    Para peserta menyusuri rute dari Lapangan Raden Wijaya dan finis di alun-alun Wiraraja. Sebagian tamu singgah sejenak beristirahat di SMPN 2 kota Mojokerto yang terletak tak jauh dari alun-alun. Dalam kesempatan tersebut Bapak Mulib selaku kepala sekolah  memberikan contoh yang sangat menginspirasi dalam kepedulian terhadap lingkungan, yaitu Kotak Sedekah Botol.

    Botol plastik yang sudah tidak terpakai masih punya nilai ekonomi. Tak hanya itu, plastik sangat berpengaruh pada kualitas tanah. Salah satu tamu menyumbangkan botol minum ke dalam kotak sedekah botol. Bayangkan jika seluruh masyarakat kota Mojokerto melakukan hal serupa.

    Bukan hal mustahil untuk menciptakan kota bebas dari botol plastik. (Fifin Misfasiroh)

    Kepala Sekolah memasukkan botol ke dalam kotak sedekah botol

  • Screening Kesehatan Siswa SPENDA

    Senin, 9 September 2024

    Jam 08.00, Siswa-siswi SPENDA menjalani pemeriksaan kesehatan di aula. Ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.  Yang pertama melakukan pemeriksaan kelas 7 sampai kelas 9. Bukan hanya siswa yang melakukan pengecekan kesehatan, bapak-ibu guru dan kepala sekolah ikut serta dalam kegiatan ini.

    Kegiatan Skrening kesehatan untuk mendeteksi kesehatan siswa sejak dini, kegiatan skrening meliputi :

    1. Pemeriksaan gaya hidup (pola makan, jajan, resiko merokok atau Resiko alkohol)
    2. Kesehatan reproduksi; Masalah pubertas, dan gangguan menstruasi
    3. Pemeriksaan fisik, dicek melalui:
    -tensi, nadi dan pemeriksaan laborat GDA untuk siswa-siswi usia 15 tahun ke atas
    -pemeriksaan hemoglobin untuk siswa putri
    4.pemeriksaan gigi
    5.Pemeriksaan mata

    6. Kesehatan mental
    Pemeriksaan SDQ adalah pemeriksaan menggunakan kuesioner Kekuatan dan Kesulitan (SDQ) untuk mendeteksi dini masalah perilaku dan emosi pada anak dan remaja. Yang dibagikan melalui link, sehingga siswa bisa mengerjakan sendiri diharapkan tanpa mencontoh jawaban dari siswa lain.

    -instrumen kesehatan jiwa bukan merupakan alat untuk menegakkan diagnosa penyakit jiwa, melainkan untuk membantu pasien memahami dan mengenali masalah.
    -jika hasil dari kesehatan jiwa terdapat hasil abnormal, guru akan melakukan pemetaan bersama wali kelas selanjutnya siswa akan dirujuk ke Puskesmas Gedongan untuk berkonsultasi dengan psikolog untuk menegakkan diagnosa kesehatan jiwa.

    Setelah siswa dinyatakan sehat, maka siswa diperbolehkan untuk imunisasi ori dengan vaksin difteri. Bagi siswa yang sakit akan ditunda dan menyusul di Puskesmas Gedongan. Ori Difteri tidak diberikan setiap tahun. Pada tahun 2024 ini dilakukan 3 tahapan suntikan dikarenakan ada kasus KLB difteri di wilayah Kecamatan Kranggan, Tutur Bu Nadia Tri Damayanti, Amd, Keb selaku Ketua Pelaksana Program UKS wilayah kerja UPT Puskesmas Gedongan.

    Beliau menambahkan, pemeriksaan skrening hanya deteksi awal kesehatan siswa bukan untuk mendiagnosa suatu penyakit.
    Jika saat skrening ditemukan suatu penyakit misal serumen, hipertensi, masalah gigi atau GDA tinggi makan akan dilakukan rujukan ke Puskesmas Gedongan dengan membawa buku UKS dan identitas atau periksa ke faskes sesuai BPJS.

    Skrening kesehatan yang dilakukan setiap tahun, diharapkan bisa bermanfaat demi menemukan masalah kesehatan lebih awal. Mengobati masalah kesehatan lebih cepat sebelum menjadi lebih serius, mencegah komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

    Siswa SPENDA menjalani pemeriksaan kesehatan
    Kepala Sekolah melakukan pemeriksaan kesehatan
    Bapak-Ibu guru mengikuti pemeriksaan kesehatan
    Pengecekan tensi oleh petugas kesehatan

     

  • ANBK 2024

    Senin, 9 September 2024

    Siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Kota Mojokerto mengikuti ANBK di Lab Komputer. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi yakni sesi pagi jam 07.00-09.30 dan sesi siang jam 10.15-12.00. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa. Mereka didampingi Pak Syaiful sebagai proktor dan Pak Wahyu sebagai teknisi. Pengawas ANBK dari sekolah SMP IT Permata.

    Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah asesmen yang menggunakan komputer secara daring. Program ini merupakan evaluasi yang dibentuk oleh Kemendikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan. ANBK dijalankan dengan memotret masukan, proses, dan luaran dari pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

    ANBK tidak hanya menyorot pada peserta didik, tujuan dari program ini adalah mendorong perbaikan mutu pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Kemendikbud telah menetapkan ANBK sejak tahun 2021 sebagai pengganti Ujian Nasional sekaligus penanda perubahan paradigma evaluasi pendidikan.

    Program ini tidak mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, melainkan mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan yang berupa input, proses, dan output.

    Peserta didik mengerjakan soal ANBK
    Pengawas ujian dari sekolah lain

  • Seleksi OSIS SPENDA 2024

    Sabtu, 7 September 2024

    Hari Sabtu pagi, siswa-siswi SPENDA mengikuti seleksi OSIS, sebelumnya mereka mengikuti arahan dari Mam Yuni selaku Waka Kesiswaan. Setelah itu kandidat pengurus osis masuk ke kelas-kelas untuk mengerjakan tes tulis. Jam 08.00 mereka menuju aula untuk mengikuti tes wawancara bersama bapak-ibu guru yang tergabung dalam tim kesiswaan.

    Pertanyaan yang ditanyakan meliputi: pemahaman mengenai osis, motivasi menjadi anggota osis, contoh pemimpin, komitmen mereka dan tak kalah penting mengenai, kesadaran diri. Tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saat wawancara para bapak-ibu guru jadi lebih mengenal peserta didik yang mempunyai latar belakang berbeda-beda. Sehingga hubungan guru dan murid menjadi dekat.

    Acara berakhir jam 10.30, anak-anak pulang ke rumah. Tim kesiswaan berdikusi di ruang guru, menentukan siapa saja siswa yang lolos menjadi anggota pengurus Osis SMP Negeri 2 Mojokerto masa bakti 2024/2025.

    Anak-anak berbaris sebelum masuk ruangan ujian
    Mam Yuni, Waka Kesiswaan memberi arahan pada peserta
    Pengawas ujian memberi instruksi
    Wawancara kandidat OSIS
    Diskusi hasil seleksi

     

    Tim Kesiswaan SPENDA & Kepala sekolah
  • Bimtek Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AI

    Jumat, 6 September 2024

    Seusai salat Jumat, bapak-ibu guru mengikuti kegiatan Bimtek : Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI). Narasumber untuk acara ini yakni Ibu Nailil Inayah, M,Pd, Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya dan Ibu Hilda Izzati Madjij, Ma, AI Master Trainer. Kegiatan dilaksanakan di aula SMP Negeri 2 Mojokerto.

    Pembawa acara membuka kegiatan dengan pantun yang membuat hadirin terkesima. Peserta kemudian berdiri, menyanyikan lagu kebangsaan diiringi musik juga dirigen. Setelah itu, Pak Udin, guru agama memimpin doa. Lalu, Pak Mulib, M.Pd, Kepala Sekolah memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan bimtek.

    Beliau menyampaikan bahwa AI(Artificial Intelligence) merupakan wujud tranformasi digital. Pemanfaatan AI adalah keniscayaan.

    “Masalah administrasi yang kita kerjakan membutuhkan waktu lama. RPP dulu ditulis tangan sekarang diketik tetap lama. Sekarang dengan AI guru tidak perlu direpotkan membuat media pembelajar. Waktu guru yang banyak bisa dimanfaatkan untuk fokus dalam  penguatan pendidikan karakter peserta didik,” imbuh Pak Mulib.

    Bu Aulia Putri selaku moderator memperkenalkan kedua narasumber. Ibu Hilda Izzati Madjid, M.A, AI Member Trainer, mengawali bimtek dengan meminta tiap kelompok membuat yel-yel dan nama kelompok. Bigsa diisi guru mata pelajaran bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Dengan penuh semangat, kelompok Bigsa menunjukkan kreativitasnya dalam yel-yel yang mereka buat.

    “Kami Bigsa pasti bisa… Aye…” seru mereka.

    Bu Hilda menyajikan beberapa gambar alat; jam tangan, mesin cuci, kalkulator dan hape, “Manakah alat yang menggunakan AI?”

    Pak Edi menjawab, “Jam tangan adalah AI karena dijalankan secara otomatis.

    Bu Milza ikut menjawab, “Kalau kalkulator termasuk AI karena kita hanya memasukkan angka lalu kita menerima hasil yang diinginkan.”

    Bu Nailil Inayah, M.Pd juga menambahkan kalau berbagai macam AI dapat dimanfaatkan secara efisien untuk membantu proses pembelajaran. Tak dapat dipungkiri, seorang guru harus berpikir keras menentukan bagaimana proses pembelajaran mampu mewujudkan student well being.

    Semua pekerjaan menjadi ringan ketika memanfaatkan AI. Bu Hilda memberi contoh AI seperti; ChatGPT, Magic School, Diffit, dan Suno. Meski masih banyak AI yang belum sempat dipraktekkan secara langsung oleh peserta karena keterbatasan waktu. Meski begitu bapak-ibu SPENDA tetap semangat dan memaksimalkan waktu yang ada.

    Peserta mencapai target bimtek, mereka mengumpulkan tugas pada drive yang disediakan. (Fifin Misfasiroh)

    Pak Amang, MC, membuka acara bimtek
    Bu Nailil memberikan contoh gambar
    Bu Hilda menyampaikan materi
    Peserta bimtek mencoba aplikasi AI